skip to Main Content

Rp. 27,85 Miliar Digelontorkan! Jalan Simpang Gotting–Janji Raja Dipacu Tuntas, Buka Gerbang Ekonomi Baru Samosir

 

Kominfo Samosir (26/08/2026)

 

Harapan masyarakat Samosir khususnya Kecamatan Sitio-tio untuk menikmati konektivitas jalan yang semakin baik akan segera dinikmati. Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memaksimalkan pembangunan infrastruktur strategis melalui sinergitas program Sumut Berkah.

 

Tak tanggung-tanggung, peningkatan ruas Simpang Gotting–Janji Raja sepanjang kurang lebih 5 kilometer tahun ini digelontorkan anggaran kontrak sebesar Rp27,85 miliar, bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026 dengan masa pelaksanaan 176 hari kalender dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

 

Keseriusan pembangunan tersebut ditinjau langsung Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST, saat melakukan monitoring progres peningkatan ruas jalan Simpang Gotting–Janji Raja, khususnya pada jalur yang menghubungkan Desa Sabulan dan Desa Holbung, Senin (24/08/2026).

 

Monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi.

 

“Hari ini kita meninjau progres pembangunan jalan antara Desa Sabulan dan Desa Holbung. Program Sumut Berkah Gubernur Sumatera Utara Bapak Bobby Nasution dapat kita rasakan di Kabupaten Samosir. Kita berharap pembangunan ini dapat selesai sesuai target pada bulan Desember,” ujar Vandiko.

 

BUKAN SEKEDAR INFRASTUKTUR, TETAPI JALAN MENUJU PERTUMBUHAN EKONOMI

 

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menegaskan, pembangunan ruas Simpang Gotting–Janji Raja merupakan bukti nyata kolaborasi antara Pemkab Samosir dan Pemprov Sumut dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Menurutnya, penanganan ruas tersebut juga menjadi bagian dari kesinambungan pembangunan akses Simpang Gotting–Janji Raja. Sebelumnya, ruas Dolok Raja–Cinta Maju telah mendapatkan penanganan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, sehingga secara bertahap panjang jalan yang tertangani terus bertambah.

 

“Ke depan, sesuai hasil komunikasi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bapak Bobby Nasution, pembangunan akan kita lanjutkan di tempat lainnya. Kita terus berupaya agar konektivitas antarwilayah di Samosir semakin baik,” katanya.

 

Lebih jauh, Bupati Vandiko melihat pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik. Jalan yang semakin mantap diyakini akan menjadi urat nadi baru bagi pergerakan ekonomi, pertanian, perdagangan dan pariwisata masyarakat Kecamatan Sitio-tio.

 

“Ini menjadi alternatif jalan baru. Jaraknya lebih dekat dan tentunya akan membawa dampak terhadap perekonomian Kabupaten Samosir, khususnya Kecamatan Sitio-tio,” ungkapnya.

 

Tak berhenti pada pembangunan jalan, Pemkab Samosir juga terus mendorong program pendukung yang dapat memperkuat potensi ekonomi dan pariwisata kawasan tersebut. Salah satunya melalui usulan Kampung Kreatif yang telah direncanakan Pemprov Sumut.

 

“Kita juga mengusulkan Kampung Kreatif yang telah direncanakan oleh Pemprov Sumut. Semoga Kabupaten Samosir mendapatkan program tersebut. Kalau program itu diperoleh, tentunya akan ada spot wisata baru di Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio,” jelas Vandiko.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama proses pembangunan berlangsung.

 

“Kepada masyarakat, mari kita dukung bersama agar suasana tetap kondusif dalam pembangunan ini sehingga pembangunan jalan dapat terselesaikan dengan baik dan lancar,” ajaknya.

 

KERINDUAN SEJAK 2019 MULAI TERJAWAB

 

Pembangunan jalan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh masyarakat Desa Sabulan, Pantas Sinaga, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Samosir dan Pemprov Sumut yang terus memberikan perhatian terhadap konektivitas wilayah tersebut.

 

Menurutnya, pembangunan Simpang Gotting menuju Janji Raja merupakan impian panjang masyarakat Kecamatan Sitio-tio.

 

“Terima kasih banyak atas perhatian Pemkab Samosir, khususnya Bapak Bupati Samosir yang telah bersinergi dengan Pemprov Sumut sehingga setiap tahunnya ada penanganan terhadap jalan Simpang Gotting sampai Janji Raja,” ujarnya.

 

Pantas menyebut, kerinduan masyarakat terhadap peningkatan jalan tersebut telah berlangsung sejak sekitar 2019. Setelah ditetapkan sebagai jalan provinsi, penanganan mulai dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

 

“Kerinduan masyarakat Kecamatan Sitio-tio ini sudah ada kurang lebih sejak tahun 2019. Setelah jalan ini menjadi jalan provinsi, baru empat tahun terakhir ini ada penanganan jalan dari Simpang Gotting menuju Janji Raja,” katanya.

 

Dari total panjang ruas sekitar 44 kilometer, saat ini kurang lebih 21 kilometer telah mendapatkan penanganan. Masyarakat berharap pembangunan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat tertangani.

 

“Yang disampaikan Pak Bupati, tahun depan akan dilanjutkan lagi sekitar 8 kilometer. Berarti tinggal sekitar 9 kilometer yang belum tuntas. Masyarakat Kecamatan Sitio-tio sangat mengharapkan pembangunan ini,” ungkapnya.

 

Ia menilai ruas tersebut memiliki nilai strategis karena konektivitasnya tidak hanya dirasakan oleh satu wilayah.

 

“Jalan ini bukan sekadar jalan provinsi, tetapi merupakan konektivitas yang menghubungkan tujuh kabupaten/kota. Karena itu, kami sangat berharap pembangunan ini dapat diselesaikan sepenuhnya,” tegasnya.

 

Pelaksana: Pekerjaan Berjalan Lancar

 

Sementara itu, Jefri Sitanggang, Manager Pelaksana PT Viola Cipta Mahakarya, memastikan proses pembangunan hingga saat ini berjalan dengan baik.

 

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, kecamatan hingga Pemkab Samosir yang terus memberikan dukungan selama pekerjaan berlangsung.

 

“Terima kasih kepada seluruh unsur terkait dalam pembangunan jalan ini, mulai dari kepala desa, camat hingga Bupati Samosir yang telah mendukung kelancaran program,” ujarnya.

 

Menurut Jefri, hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti yang menghambat pekerjaan.

 

“Sejauh ini kami tidak mengalami kendala apa pun,” katanya.

 

Ia juga mengapresiasi perhatian Gubernur Sumatera Utara terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya di kawasan yang selama ini memiliki tantangan aksesibilitas.

 

“Semoga program ini bisa berkelanjutan sehingga harapan masyarakat agar pembangunan jalan ini dapat selesai sepenuhnya bisa terwujud,” harapnya.

 

Turut Hadir Kadis PU Rudimantho Limbong, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Camat Sitiotio Josro Tamba, Kepala desa dan Tokoh Masyarakat.

Bagikan Artikel :
Back To Top
Search