Sosialisasi Desa Cantik 2026, Kadis Kominfo Tekankan Peran Data Berkualitas
Kominfo Samosir, (15/04)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Samosir, Immanuel T.P Sitanggang menekankan pentingnya data berkualitas dalam mendukung pembangunan desa saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di Kantor Camat Pangururan, Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama kepala desa locus desa cantik.
Immanuel menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Samosir yang terus melakukan pembinaan kepada desa secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, Diskominfo memiliki peran strategis sebagai pendukung utama dalam digitalisasi, pengelolaan data, hingga diseminasi informasi desa.
“Diskominfo memastikan data yang dihasilkan desa melalui program Desa Cantik benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk menyusun program pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Immanuel.
Menurutnya, peran Diskominfo mencakup penyediaan infrastruktur dan digitalisasi data, pembinaan teknis, pengembangan website desa, penguatan agen statistik, hingga inovasi aplikasi berbasis data.
Ia berharap program Desa Cantik ke depan dapat menjangkau seluruh desa di Kabupaten Samosir.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Samosir, Devitanorani Saragih menjelaskan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan nasional, sehingga data di tingkat desa menjadi sangat penting.
“Jika data berkualitas, maka perencanaan akan berkualitas dan pembangunan juga akan berkualitas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Program Desa Cantik bertujuan meningkatkan kapabilitas statistik desa agar pengambilan kebijakan berbasis data dapat dilakukan secara optimal.
Untuk tahun 2026, terdapat tiga desa di Samosir yang menjadi sasaran pembinaan, yakni Desa Pardomuan I, Desa Hutanamora, dan Desa Parsaoran I.
Perwakilan kepala desa, Ihut Irencius Malau, dalam kesempatan itu menyampaikan dukungan terhadap program tersebut, namun juga mengungkapkan sejumlah kendala, seperti keterbatasan anggaran desa serta perlunya kejelasan dalam pengolahan data, termasuk terkait penentuan desil kesejahteraan masyarakat.
Camat Pangururan, Robintang Elfrianto Naibaho, turut menegaskan pentingnya data dalam setiap pengambilan keputusan.
Ia juga menyebutkan bahwa data berkualitas harus memenuhi prinsip akurat, lengkap, konsisten, relevan, dan selalu diperbarui.
Perwakilan Dinas Sosial PMD Kabupaten Samosir, Boranto Tamba menyampaikan komitmen untuk mendukung keberlanjutan program Desa Cantik melalui koordinasi dan fasilitasi dengan berbagai pihak.
Hal senada disampaikan perwakilan Bapperida Samosir, Shintya Sitompul, yang menekankan bahwa data desa sangat penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan agar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan berbagai materi pembinaan, mulai dari penyelenggaraan statistik berbasis standar nasional, pengelolaan metadata, identifikasi kebutuhan desa, hingga sosialisasi program nasional seperti Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Sensus Ekonomi 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Samosir mampu menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bagikan Artikel :