skip to Main Content
Kegiatan Hari VIII (25/06/2018) Proses Pencarian KM SINAR BANGUN Di POS SIMANINDO

Kegiatan Hari VIII (25/06/2018) Proses Pencarian KM SINAR BANGUN di POS SIMANINDO

Belum ada kepastian titik koordinat tenggelamnya kapal hanya masih tanda-tanda yang dicurigai. Hasil untuk hari ini masih NIHIL. Tim Basarnas melakukan koordinasi dengan Tim Posko Simanindo besok dalam pencarian akan melibatkan alat Multi-Beam Echo Sounder

Armada yang melanjutkan proses pencarian hari ini (25/06/2018) adalah :
1. KM Ferry SUMUT I 50 Personel TNI /Polri/Relawan
2. KM Ferry SUMUT II 50 Personel TNI /Polri/Relawan
3. Kapal Kayu :
a. KM. Silimalombu
b. Bara JP
4. Kapal kayu OPS Simanindo yang membawa relawan dan.
masyarakat 7 Unit Kapal dengan personel 70 orang
5. Kapal Patroli Cepat BPBD Kabupaten Samosir 6 Personel
6. Kapal Karet BPBD Kabupaten Samosir 3 Personel
7. Kapal Patroli DISHUB Kabupaten Samosir 2 Personel

Info yang di dapatkan dari Posko di Tigaras bahwa titik koordinat kapal belum ditemukan hanya dugaan sementara. “Posko Utama SAR Gabungan Belum memberikan kepastian koordinat, Ada 2 lokasi yang dicurigai berdasarkan Hasil pencarian menggunakan multibeam, sampai Saat ini masih dilakukan pencarian dengan Cara penggarukan ke dua koordinat yang dicurigai agar bisa menggeser objek kemudian memasang multibeam kembali untuk memastikan objek, kita masih menunggu Hasil dari lapangan yang masih bekerja.
Sore ini Tim Basarnas yang dikomandoi Agus H melakukkan koordinasi dengan Tim di Posko Simanindo yang terdiri dari Pihak Pemkab Samosir, TNI, POLRI, Pihak OPS Simanindo dan Tim Relawan dimama Tim Posko Simanindo dikoordinasikan Sekda Samosir Jabiat Sagala. Menurut TIM Basarnas kedalaman air sangat dalam di Danau Toba mencapai 510 meter kita berharap alatnya bisa bekerja dengan baik.

Pencarian tadi pagi dilakukan sejauh 1 Mil dilakukan dilokasi yang terdeteksi sonar Basarnas. Sekitar pukul 13.00 WIB ombak tambah besar, angin besar dan hujan turun dan jam 15.00 WIB diambil kesimpulan distop pencarian demi keamanan Tim. Untuk hari ini hasil pencarian masih Nihil.

Besok pagi kita mulai breafing dan pencarian yang rencananya dipimpin oleh Direktur dari Basarnas,besok akan dilibatkan Kapal yang berisi alat sonar Multi-Beam Echo Sounder.Alat ini mampu mendeteksi logam hingga kedalaman 800 meter alat ini sudah memdetekai dugaaan titik kapal tenggelam. Kapal yang berisi alat tersebut akan memimpin Tim di depan dalam usaha pencarian besok pagi. Peralatan tambhaan yang dibutuhkan adalah jangkar, tali, dan mengharap TIM pencari hari ini ikut juga untuk besok ucap tim Basarnas Agus H mengakhiri.

Basarnas melakukan pencarian dengan dibantu alat sonar Multi-Beam Echo Sounder. Alat ini mampu mendeteksi logam hingga kedalaman 600 meter, namun hingga hari kelima belum ada tanda-tanda temuan. Basarnas kemudian memutuskan menggunakan alat sonar yang lebih baik dari TNI, Multi-Beam Scan Sounder karena diduga KM Sinar Bangun tenggelam di kedalaman 800 meter.

Sekda Kabupaten Samosir Jabiat Sagala menyampaikan dari hasil pencarian hari ini maka besok agar dimulai lebih cepat untuk menghindari cuaca buruk, kalau bisa Jam 8.00 sudah bergerak. Diharapkan semua personel agar mempersiapkan diri untuk proses pencarian lanjutan di besok pagi.

Bagikan artikel:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top
×Close search
Search