skip to Main Content
FORUM KOORDINASI PIMPINAN DAERAH SAMOSIR GELAR RAPAT PERCEPATAN PENERAPAN NEW NORMAL (NORMAL BARU) DAN PENYALURAN BANTUAN SOSIAL PEMPROVSU

FORUM KOORDINASI PIMPINAN DAERAH SAMOSIR GELAR RAPAT PERCEPATAN PENERAPAN NEW NORMAL (NORMAL BARU) DAN PENYALURAN BANTUAN SOSIAL PEMPROVSU

Kominfo, Forkopimda Samosir melaksanakan rapat percepatan Normal Baru (New Normal) dan Penyaluran Bantuan Sosial Pemprovsu di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (16/6/2020). Rapat dihadiri Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Kasdim 0210/TU Mayor (Arm.) Ojak Simarmata, Kabag Ops. Polres Samosir Kompol Bernard Naibaho, Sekdakab Samosir Jabiat Sagala, Para asisten pimpinan SKPD, dan para kabag di lingkungan Setdakab Samosir.

Dalam laporannnya Sekretaris GTPP COVID-19 Samosir Mahler Tamba menyampaikan perkembangan finalisasi SOP Normal Baru antara lain pada bidang; (1) Peribadahan, (2) Kepariwisataan, Olah raga, Sosial Budaya dan Area Publik, (3) Perdagangan, Pasar Modern/Tradisional, (4) Transportasi Publik, Pengawasan di pintu masuk ke Kabupaten Samosir, (5) Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan, (6) Pelayanan Pendidikan dan Sekolah, (7) Administrasi Kependudukan; (8) Perizinan, (9) Pelaku Perjalanan dan Bisnis di Kabupaten Samosir. Selain itu, Mahler juga menyampaikan rancangan Normal Baru dari Pemprovsu untuk dibahas sesuai dengan kekhasan Kabupaten Samosir dan akan diserahkan kembali ke Pemprovsu.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon menekankan beberapa hal terkait penerapan Normal Baru. Pertama, para pimpinan SKPD melakukan sosialisasi Normal Baru secara masif dan intensif kepada masyarakat agar proses adaptasi dapat berjalan dengan baik. Kedua, penjagaan pintu masuk menuju Kabupaten Samosir baik jalur darat dan danau wajib mengikuti SOP secara konsisten, misalnya memiliki surat yang mencantumkan tujuan, lama kunjungan, rujukan rekam medis, dan hal lain dalam SOP yang telah ditetapkan.  Penerapan SOP ini jangan menggunakan standar ganda melainkan berlaku secara umum bagi masyarakat yang masuk ke Kabupaten Samosir.  Ketiga, khusus bagi ASN Samosir, Beliau juga menginstrusikan agar menunda perjalanan keluar Samosir baik pribadi maupun kedinasan untuk memberikan pemahaman dan contoh bagi masyarakat secara umum terkait urgensi pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Samosir.

Sedangkan terkait penyaluran bantuan sosial dari Pemprovsu, Bupati menekankan prinsip dasar yang Transparansi, Akuntabilitas, Bersih, Cepat, dan Tepat. “Tetaplah bekerja sungguh-sungguh dan hindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan semua pihak, Beliau juga memerintahkan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan kepada penerima manfaat pada bulan Juni 2020 ini”. Tegas Bupati

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Samosir Mangihut Sinaga menekankan agar GTPP COVID-19 Samosir selalu memperhatikan proses pengadaan, mekanisme rumah tangga sasaran, pengemasan, dan distribusi. Dia juga meminta agar melibatkan TNI/Polri dalam proses distribusi ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Samosir. Implementasi langkah-langkah ini secara baik akan bermuara pada Transparansi dan Akuntabilitas seperti yang ditegaskan Bupati Samosir, jelasnya. Ditambahkannya, dalam setiap pengawasan agar selalu melibatkan Itdakab Samosir selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Mayor (Arm.) Ojak Simarmata Kasdim Kodim 0210/TU, mengajak agar seluruh GTPP COVID-19 Samosir tetap bekerja secara jujur dan ikhlas di tengah-tengah kesulitan yang akan dihadapi secara teknis saat penyaluran bantuan sosial Pemprovsu di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Kompol Bernard Naibaho Kabag Ops. Polres Samosir, menjelaskan saat ini ada kecenderungan masyarakat yang beranggapan COVID-19 sudah tidak ada lagi karenanya perlu kembali melakukan sosialisasi terkait normal baru dalam bentuk banner, baliho, siaran radio, dan bimbingan penyuluhan. Sosialisasi ini agar segera disampaikan kepada para pengusaha hotel, UMKN, dan pelaku usaha, dan masyarakat secara umum.

Sekdakab Samosir Jabiat Sagala mengharapkan agar melibatkan Satgas Ketapang yang telah dibentuk untuk melakukan survei kewajaran harga di seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir. Tambahan, agar Tim GTPP COVID-19 Samosir agar menyegerakan finalisasi SOP pada hari Kamis (18/6) untuk ditandatangani oleh Forkopimda Samosir.

Di akhir rapat, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menegaskan kembali bahwa normal baru di Samosir masih berlaku secara lokal yaitu masyarakat Samosir di seluruh wilayah Samosir pada bulan Juli. Jika berhasil dengan baik, maka pada bulan Agustus 2020 Samosir akan dibuka bagi orang-orang dari luar Samosir.

Bagikan artikel:
This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search