skip to Main Content
BUPATI SAMOSIR LANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA, PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PEJABAT FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR

BUPATI SAMOSIR LANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA, PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PEJABAT FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR

Sebanyak 11 orang Eselon II, 49 orang Eselon III, 105 orang Eselon IV serta 35 orang Pejabat Fungsional guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah mengambil sumpah dan janji dihadapan Bupati Samosir, Senin (06/01) bertempat di Wisma AE. Manihuruk. Turut hadir Wakil Bupati Samosir, Forkopimda, Sekda, Camat, tokoh agama serta para keluarga yang dilantik.

Bupati Samosir dalam arahannya menyampaikan bahwa Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil untuk memangku jabatan merupakan sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan, untuk itu sangat diperlukan pengabdian, kejujuran, keikhlasan dan tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan tugas yang dibarengi dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi.

Bupati juga mengingatkan para PNS yang baru dilantik agar dalam melaksanakan tugas ditempat baru harus mampu menampilkan sosok pejabat yang profesional, bermoral dan proaktif sekaligus berfungsi sebagai pemersatu serta perekat NKRI dengan tetap memperhatikan perkembangan dan intensitas tuntutan keterbukaan, demokratisasi dan memiliki keunggulan kompetitif serta memegang teguh etika birokrasi dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan tingkat dan keinginan masyarakat samosir berdasarkan ketentuan/peraturan yang berlaku. Tanggung jawab adalah kesanggupan para PNS dalam menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan dengan tepat waktu, tapat sasaran dan tepat manfaat serta berani menanggung resiko atas keputusan yang diambil atau tindakan yang dilakukan.

Kepada para PNS yang baru dilantik, Bupati menghimbau agar para PNS harus meningkatkan prestasi kerja dengan memanfaatkan waktu/jam kerja yang berdaya guna dan berhasil guna, memperhatikan norma, standar dan prosedur dalam menyelesaikan pekerjaan dan tetap mempedomani aturan-aturan atau ketentuan yang berlaku, dapat menganalisa pekerjaan, menciptakan kesamaan visi/misi dan dinamika pola pikir dilingkungan kerja dengan pengertian membangun dan memupuk kebersamaan, persaudaraan dan menumbuhkan jiwa korps untuk mencapai tujuan/sasaran yang diharapkan.

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × five =

Back To Top
×Close search
Search