skip to Main Content

GEBYAR BUDAYA TINGKAT NASIONAL di SAMOSIR

Apresiasi keberhasilan Kabupaten Samosir menempati urutan ke – 5 dari 518 Kab/Kota dalam menyampaikan dokumen penting dari Pokok Pikiran Kebudayaan dari Program Rencana Induk Kemajuan Kebudayaan oleh Kemendikbud adalah salah satu dasar Samosir sebagai tuan rumah GEBYAR BUDAYA oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam hal ini Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Samosir.

Peluang ini didukung seluruh lapisan masyarakat di Samosir dengan suksesnya penyelenggaraan Gebyar Budaya yang bertema Harmoni Budaya Menuju Indonesia Bahagia edisi Samosir Negeri Indah Kepingan Surga. Gebyar Budaya ini dimulai sejak 23-26 April 2019 yang dikuti 11 Balai Pelestarian Nilai Budaya seluruh Indonesia yang menyemarakkan Kabupaten Samosir. Dari data yang kami dapat dari Dinas Pariwisata Samosir melalui Kabid Pengendalian Usaha Pariwisata, Robintang Naibaho, SS. menyatakan efek dari kegiatan Gebyar Budaya ini telah meningkatkan tingkat occupancy hotel mencapai 88% di Kec. Pangururan.

Hal senada pada kesempatan acara pembukaan Gebyar Budaya Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengucapkan terima kasih dan salam hormat kepada Kemdikbud RI melalui Sekjen Kemdikbud RI, Para Direktur di lingkungan Dirjen Kebudayaan RI, Gubernur Sumut, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Sumut, Kepala BPNB seluruh Indonesia terutama BPNB Aceh sebagai panitia penyelenggara, para peneliti, akademis BPNB, tokoh adat dan masyarakat samosir, serta seluruh pendukung Gebyar Budaya, atas kepercayaannya menjadikan Samosir sebagai tuan rumah penyelenggaran event ini hingga masyarakat dapat merasakan dampak kegiatan ini yang tentunya kegiatan ini juga merupakan ajang promosi bagi seluruh peserta yang hadir untuk menikmati keindahan alam dan budaya Samosir.

Event Gebyar Budaya ini diawali dengan rangkaian kegaiatan Pembukaan Pameran Tenun dan Ulos oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon yang dihadiri oleh Kepala BPNB Aceh Irini Dewi Wanti di Aula Paroki Pangururan. Pada kesempatan ini Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan akta notaris kepada 9 sanggar seni, sebagai legalitas hukum bagi sanggar seni dalam melaksanakan kegiatannya, pembagian bibit pohon kapas kepada pengrajin tenun dan siswa sekolah dalam upaya melestarikan pohon kapas sebagai bahan baku tenun ulos. Pada Pameran tenun dan ulos ini pihak panitia menyajikan berbagai koleksi ulos yang berusia 100 tahun yang mendapat decak kagum pengunjung pameran

Pengunjung Gebyar Budaya ini juga dimanjakan dengan kegaiatan pameran budaya, pagelaran seni, lomba desain busana tenun ulos, lomba tenun ulos bintang maratur, lomba permainan tradisional, demo memasak nusantara, ekshibisi alat musik tradisional dan pembudayaan tanaman kapas, dan seminar hasil penelitian BPNB se- Indonesia dan kunjungan wisata oleh peserta di objek-objek wisata di Samosir.

Bangsa Yang Besar Bangsa yang Menjunjung Tinggi Nilai Budayanya…Samosir Negeri Indah Kepingan Surga…Ayo ke Samosir!!!

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + 14 =

Back To Top
×Close search
Search