skip to Main Content

SOSIALISASI PEMBINAAN TOLERANSI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

# Thema; Menciptakan Pemilu Damai Dengan Mengedepankan Toleransi Umat Beragama

Dalam rangka mensukseskan Pemilu Serantak yang Damai dan Tenang Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)melalui Pemkab Samosir menggelar Sosialisasi Pembinaan Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, di Aula Hotel Dainang Kec. Pangururan, Kamis (21/03)

Sekretaris Daerah Jabiat Sagala mewakili Bupati Samosir membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, Hadir dalam kegiatan Sosialisasi sekaligus sebagai Narasumber Kapolres Samosir Agus Darojat, Ketua FKUB Kab. Samosir Pdt. Mangido Tua Pandiangan, Ketua MUI Kab. Samosir Ustadz Erwansyah, Peserta Sosialisasi ini merupakan para Tokoh Agama seKab. Samosir sebanyak 100 orang dan anggaran kegiatan dari APBD T.A 2019

Dalam laporannya Kepala Kantor Kesbangpol Paris Manik menyampaikan Kegiatan ini dimuat dalam dokumen pelaksanaan anggaran Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik pada program pengembangan wawasan kebangsaan dengan Fasilitasi FKUB dalam Pembinaan Toleransi dan Kerukunan Hidup Beragama

Adapun tujuan pelaksanaan untuk meningkatkan peran tokoh agama dan membangun sinergisitas dalam mengantisipasi terjadi gangguan bagi kerukunan hidup beragama sekaligus mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pemilu serentak Tahun 2019

Dalam sambutannya Bupati Samosir yang diwakili Sekretaris Daerah Jabiat Sagala menyampaikan atas nama Pemkab Samosir sangat mengapresiasi atas segala upaya masyarakat dan segenap elemen dalam menjaga toleransi dan kerukunan hidup beragama, Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membangun pola hubungan yang saling menghargai dan menerima perbedaan yang ada. Seluruh tokoh agama dan elemen masyarakat harus mampu melakukan deteksi dini dan pemetaan gangguan kerukunan umat beragama serta memberikan dukungan hubungan yang sinergis antara Pemerintah Daerah, dan Organisasi keagamaan untuk menjaga Harmoni sosial dan kehidupan keagamaan dengan landasan Pancasila

Menjelang pesta Demokrasi yang berlangsung secara Nasional,diharapkan seluruh tokoh agama agar menjaga Netralitas dalam Pemilu serentak, dan dalam masa kampanye baik legislatif maupun Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai tokoh agama hendaknya kita tidak ikut menyebar luaskan informasi tidak benar (Hoax), Tokoh agama mempunyai peranan penting dalam meredam suasana dalam mencegah terjadinya perpecahan antar masyarakat maupun umat beragama. Perlu ada komitmen bersama para tokoh agama dalam melaksanakan etika kehidupan beragama

Acara dilanjutkan dengan penandatangan komitmen dalam mewujudkan sikap bersama untuk tolak politik uang, sara, Hoax, dan ujar kebencian, turut hadir dalam acara Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Samosir

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search