skip to Main Content
Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Dana Desa Dan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2018

Rapat Koordinasi Percepatan Kegiatan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2018

Rapat koordinasi percepatan kegiatan dana desa dan alokasi dana desa tahun 2018 diselenggaraan di Aula Hotel Grand Dainang (03/05). Hadir pada rapat ini wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Jabiat Sagala, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Samosir, Perwakilan dari Polres Samosir dan Kepala Dinas PPAMD, Kepala Badan Pendapatan Daerah Hotraja Sitanggang.

Peserta pada rapat ini yaitu Kepala Desa, Camat dan Kasi PMD tiap Kecamatan, Tim TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah), OPD yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dana desa dan alokasi dana desa antara lain Inspektorat, BPKAD, Bapenda, Kominfo dan DISPPAMD

Kepala Dinas PPAMD dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan rapat koordinasi percepatan pelaksanaan dana desa dan alokasi dana desa yaitu mempercepat penyaluran dana desa tahap kedua (40%) agar kegiatan di desa dilaksanakan tepat waktu, pelaksanaan kegaitan APB desa supaya dilaksanakan dengan mengacu pada sistem pengelolaan keuangan desa melaui aplikasi siskeudes(sistem keuangan desa) dan pelaksanaan kegiatan fisik supaya dikerjakan sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) dan dikerjakan secara swakelola.

Bupati Samosir dalam sambutannya menyampaikan kepada kepala desa agar bekerja sesuai aturan yang berlaku. Dalam Perbup sudah dibuat bahwa dana desa dapat dipakai untuk masyarakat miskin, dan pengguna anggaran dana desa agar optimal dalam memakai konsultan dengan menggunakan konsultan yang profesinal, bendahara desa harus tetap dikontrol dan laporan keuangan agar segera dilaporkan.

Sekretaris Daerah Kabupten Samosir turut menyampaikan bahan pemikiran ketika akan menyusun APB Des agar mengoptimalkan dana yang ada seperti dana gotong royong mengingat pantauan secara umum masih kurang optimal dimana masih banyak kampung yang terlihat kumuh dan pembangunan non fisik yang dianggap kurang berhasil guna agar menjadi pertimbangan pada penggunaan dana desa ditahun mendatang.

  

Bagikan artikel:
This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top
×Close search
Search