skip to Main Content
WORKSHOP DALAM RANGKA PELAKSANAAN KAMPANYE MEASLES RUBELLA (MR) TINGKAT KABUPATEN SAMOSIR

WORKSHOP DALAM RANGKA PELAKSANAAN KAMPANYE MEASLES RUBELLA (MR) TINGKAT KABUPATEN SAMOSIR

Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir melaksanakan acara workshop kampanye Measles Rubella Tingkat Kabupaten Samosir di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir (12/4). Kepala Dinas Kesehatan (dr. Nimpan Karokaro, MM) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang ditularkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin. Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit (rash), disertai dengan batuk/pilek dan atau konjungtivitis akan sangat berbahaya apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, diare, meningitis dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Di Indonesia, rubella merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Data surveilans selama lima tahun terakhir menunjukkan 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia < 15 tahun. Selain itu, berdasarkan studi tentang estimasi beban penyakit CRS di Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan terdapat 2.767 kasus CRS, 82/100.000 terjadi pada usia ibu 15-19 tahun dan menurun menjadi 47/100.000 pada usia ibu 40-44 tahun.

Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella/CSR pada tahun 2020. Salah satu diantara upaya yang perlu dilakukan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut adalah dengan melaksanakan kampanye (Imunisasi Massal) dan introduksi MR.

Pelaksanaan kampanye MR di Kabupaten Samosir dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September Tahun 2018. Untuk bulan Agustus Imunisasi MR diberikan kepada Anak Usia Sekolah 7 s.d < 15 tahun dilaksanakan di seluruh sekolah (PAUD, SD, dan SMP). Untuk bulan September Imunisasi MR diberikan untuk bayi usia 9 bulan s.d < 7 tahun dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas, dan sarana kesehatan laiinnya.

Narasumber pada kegiatan workshop measles rubella Tingkat Kabupaten Samosir adalah dr. Kristinus Saragih, Oberlin Simbolon, SE, dan Harry Damanik, SKM dan peserta terdiri dari Dinas Pendidikan, Direktur RSUD Kabupaten Samosir, PKK Kabupaten Samosir, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Samosir, Pengelola Imunisasi se-Puskesmas Kabupaten Samosir, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Staf Kesga dan gizi, dan Staf bidang P2P.(ds)

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 16 =

Back To Top
×Close search
Search