skip to Main Content
Bupati Melantik Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Samosir Tahun 2017-2021

Bupati Melantik Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Samosir Tahun 2017-2021

Pelantikan Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Samosir Tahun 2017-2021 dilaksanakan di Aula hotel Dainang (12/03). Hadir pada acara ini Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, MM. Perwakilan dari Ketua TP. PKK Kab. Samosir, Perwakilan dari Kejari Samosir, Kadis PPAMD Kabupaten Samosir Rawati Simbolon, S.Pd, MM. Kadis Sosial Drs Hotman Sagala. 

Dalam laporannya Kadis PPAMD Rawati Simbolon menyampaikan latar belakang pelaksanaan Pelantikan Pengurus pusat Pelayaan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Samosir tahun 2017-2021 yaitu saat ini banyak kasus atau masalah perempuan dan anak yang tidak terungkap kepermukaan karena adanya budaya malu jika diketahui orang lain kejadian yang menimpa dirinya atau masalah yang dihadapinya. Oleh karena itu dibentuklah P2TP2A yang merupakan salah satu bentuk wahana pelayanan bagi perempuan dan anak dalam upaya pemenuhan informasi dan kebutuhan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, hukum, perlindungan dan penanggulangan tindak kekerasan serta perdagangan terhadap perempuan dan anak. Juga merupakan sebuah lembaga yang berbasis masyarakat yang bersentuhan langsung dengan perempuan dan anak korban kekerasan, yang memiliki kewajiban moral untuk turut serta memerangi dan menanggulangi faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Sedangkan tujuan pelantikan P2TP2A yaitu memfasilitasi kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan dalam memenuhi hak korban yaitu hak atas kebenaran, hak atas perlindungan, hak atas keadilan, dan hak atas pemulihan serta mewujudkan kesejahteraan gender di berbagai bidang kehidupan perempuan dan anak secara menyeluruh.” lanjutnya.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon dalam sambutannya menyampaikan Pembentukan P2TP2A sebagai lembaga pelayanan yang disediakan oleh setiap Pemerintah daerah untuk menangani masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak serta memenuhi hak-hak mereka sesuai dengan hukum dan standard pelayanan minimal. Lebih lanjut Bupati Samosir menyampaikan harapannya kepada pengurus P2TP2A yang telah dikukuhkan untuk selalu meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab, serta menghentikan dan tidak memberikan toleransi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Peserta yang mengikuti pelantikan yaitu Pengurus dan Pelaksana Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Samosir Tahun 2017-2021 yang berjumlah 170 orang. (qv/ola).

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − six =

Back To Top
×Close search
Search