skip to Main Content
Musrenbang Kecamatan Nainggolan Diadakan Di Aula Kantor Camat Nainggolan

Musrenbang Kecamatan Nainggolan diadakan di Aula Kantor Camat Nainggolan

   *** Bupati Samosir Rapidin Simbolon : Aparat Desa yang tidak serius bekerja akan dipecat.

Musrenbang Kecamatan Nainggolan dilakukan di Aula Kantor Camat Pangururan Rabu, 28 Februari 2018. Musrenbang dihadiri Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil ketua DPRD Kab.Samosir Joner Simbolon, Anggota DPRD Parluhutan Sinaga, Fernando Sinaga, Basrul Sihombing, di dampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Samosir seperti Kepala Bappeda Rudi Siahaan, Kepala BPBD Mahler Tamba, Kepala BKD Tombor Simbolon.

    
Camat Nainggolan Barisan Manullang dalam laporannya menyatakan selamat datang kepada semua undangan, masyarakat Nainggolan berterimakasih kepada Bupati Samosir yang sangat memperhatikan masyarakat Nainggolan, begitu banyak bantuan yang didapat Kecamatan Nainggolan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Samosir Joner Simbolon mewakili Anggota DPRD menyampaikan rasa salutnya kepada Bupati Samosir yang bekerja keras untuk pembangunan Samosir, kami dari Dewan baik melalui Musrenbang dan Reses ke daerah mendengar masukan dari bawah apa yang menjadi prioritas Pembangunan.
Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon,MM dalam arahannya menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah untuk menentukan skala prioritas pembangunan, begitu banyak yang harus kita bangun begitu banyak permintaan dari masyarakat tetapi karena keterbatasan dana kita diakusikan dengan masyarakat, Pemerintah bersama Anggota Dewan untuk menentukan yang paling prioritas. “Kalau dana tersedia, kita bangun semua.” ujar Bupati.
Perlu saya ingatkan kembali Perangkat Desa harus bekerja dengan baik, rata-rata setiap desa memiliki 7 perangkat desa dengan gaji 1,5 juta perbulan berapa anggaran yang dihabiskan untuk itu, makanya kalau ada yang tidak pas laporkan dan akan kita pecat. Mengenai dana desa Bupati mengharapkan pelaksanaan Dana Desa di Kabupaten Samosir dapat kita selesaikan cepat dan tepat, akan kita surati Presiden mengenai prestasi ini.
Rudi Siahaan selaku kepala Bappeda Kabupaten Samosir memaparkan mengenai rencana kerja Kabupaten Samosir untuk Tahun Anggaran 2019 yang dijabarkan dari Visi Misi Bupati Samosir . Beliau menjelaskan bahwa sistem perencanaan Kabupaten Samosir sudah menggunakan Teknologi Informasi melalui E-Planing, semua hasil Musrembang harus dimasukkan ke aplikasi bahkan anggota Dewan juga harus ikut serta dalam penginputan usulan aspirasinya, jadi tidak gampang-gampang lagi kalau tidak ada di aplikasi tak bisa diusulkan jadi program dan kegiatan.
Disesi tanya jawab beberapa kepala desa menanyakan adanya bantuan yang tidak tepat waktu, ada memang bantuannya, tetapi pemberian bantuan setelah musim tanam selesai. Bantuan alat berat untuk beberapa daerah yang airnya meluap untuk normaliasi sungai.
Kadis Pertanian Erkhanus Simbolon mengakui adanya keterlambatan bantuan tersebut, makanya ketika ada rapat dengan pusat saya selalu menyampaikan agar bantuan itu cepat sehingga tidak melewati musim tanam. Kepada desa yang mengalami air meluap karena hujan deras akan menurunkan alat berat menormalisasi sungai. Yang penting alat berat bisa masuk kedaerah yang akan dinormalisasi. Karena saya sudah dari lokasi pada saat kejadian sebelumnya.
Salah seorang peserta musrenbang melaporkan adanya anggota keluarganya terbaring koma di Rumah Sakit Hadrianus Sinaga karena pendarahan otak, yang harus membutuhkan penanganan lanjutan tetapi identitas kependudukan nya masih di Jawa. Bupati Samosir Rapidin Simbolon langsung menelepon Kepala Rumah Sakit dr. Friska Situmorang agar menangani pasien tersebut dengan baik, kepada keluarga segera komunikasi dengan Kepala Dinas Catpil Kabupaten samosir Lemen Manurung menyelesaikan masalah kependudukan pasien yang lagi sakit. Bupati mengharapkan agar aemua warga Kabupaten Samosir mengurus data kependudukannya jangan setelah sakit langsung bingung mengurus identitas kependudukan.

Setelah selesai tanya jawab dilakukan pembacaan berita acara kesepakatan oleh Sekcam Nainggolan Ronal Sinaga yang dilanjutkan oleh utusan kepala OPD dan Lurah 2 kelurahan dan 13 Kepala Desa se Kecamatan Nainggolan. Camat Nainggolan Barisan Manullang menandatangani Berita acara keasepakatan dan menyerahkan kepada Kepala Bappeda Rudi Siahaan untuk dibahas lanjut di Musrenbang Kabupaten . rr.

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =

Back To Top
×Close search
Search