skip to Main Content
Foto Bersama Dengan Pasien Bibir Sumbing 1

Pemerintah Kabupaten Samosir Dukung Operasi Bibir Sumbing Gratis

Samosir, Humas

Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung sepenuhnya operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis yang dilakukan di RSUD Hadrianus Sinaga. Demikian dikatakan Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga saat membuka acara operasi bibir sumbing dan langit-langit di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, 12/06. Bentuk dukungan yang diberikan Pemkab. Samosir berupa fasilitas ruang operasi, pendataan peserta dan cek darah serta perawat yang akan mendampingi selama proses operasi.

Operasi bibir sumbing dan langit-langit ini merupakan kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan oleh Polres Samosir dalam rangka HUT Bhayangkara ke-70. Kegiatan ini juga didukung Palang Merah Indonesia (PMI) Samosir , Bank Sumut Cabang Samosir, Radio Samosir Green, Sun Life Financial. Dokter yang akan menangani operasi ini merupakan dokter yang sudah berpengalaman dan sudah melakukan operasi bibir sumbing dan langit-langit lebih dari 1000 orang yaitu dr. Horas Rajagukguk, SpB.

Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga yang juga ketua PMI Samosir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpatisipasi. Beliau mengajak agar masyarakat Samosir tetap memelihara kebersamaan, kedamaian, dengan demikian akan semakin banyak orang yang pintar untuk berpatisipasi dan berbuat di Samosir. Diharapkannya, proses operasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan keluarga. Tak lupa Ir. Juang Sinaga mengucapkan rasa terima kasih kepada dr. Horas Rajagukguk, SpB yang telah meringankan langkah untuk membantu masyarakat Samosir. Kedatangan dr. Horas adalah kehendak Tuhan, dan saya yakin semuanya akan berjalan dengan lancar, tambah Juang.

Horas Rajagukguk, SpB merupakan dokter yang sudah berpengalaman dan memiliki Yayasan Horas di di Medan khusus menangani bibir sumbing dan langit-langit. Menurutnya, jika operasi ini dilakukan diluar bhakti sosial akan menelan biaya yang cukup besar sekitar 30 juta. Namun dia mengakui bahwa operasi yang akan dilakukannya semuanya gratis, hal ini merupakan bhakti sosial yang harus dilaksanakan dengan tulus, katanya. Semua operasi akan ditangani sendiri dalam beberapa hari, sesuai dengan kelayakan pasien dan akan dikontrol sampai pasien aman dan bisa pulang. Dari pengalamannya, operasi langit-langit merupakan hal yang paling sulit karena sering kali bocor akibat terkena air, jadi harus benar-benar dikontrol. Setelah pulang, untuk tahap kontrol selanjutnya, pasien dapat melakukan cek di Puskesmas terdekat. Bagi pasien yang tidak memungkinkan dioperasi di RSUD Pangururan akan dioperasi di Medan, kalau tidak ada ongkos akan saya tanggung, kata dr. Horas. Ditambahkannya, semua tindakan pasti ada resikonnya,namun bila Tuhan yang berperan maka semuanya akan berjalan lancar. Tercatat sebanyak 17 orang pasien yang akan dioperasi, akan dilakukan secara bertahap dan semuanya harus ditangani.

Sementara itu Wakapolres Samosir Komisaris Polisi Hamdan, SH, MH berharap operasi tersebut lancar dan sesuai dengan harapan bersama. Kegiatan ini merupakan bukti kepedulian Polres Samosir terhadap masyarakat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top